The Highly Energetic Hyperbolic Indonesian Person

Eko's posts with tag: islam

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag islam





Siapakah orang yang sibuk?
Orang yang sibuk adalah orang yang mengabaikan akan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi

Sulaiman a.s


Siapakah orang yang manis senyumanya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia kata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu ! sambil

berkata,"Ya Rabbi Aku redha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.



Siapakah orang yang kaya?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.


Siapakah orang yang miskin?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada, sentiasa menumpuk harta untuk kepuasannya sendiri.


Siapakah orang yang rugi?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadah dan amal-amal kebaikan.


Siapakah orang yang paling cantik?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik dan mulia.


Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan sejauh mata memandang.


Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.


Siapakah orang yang mempunyai akal?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak karena telah mengunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka.


Siapakah org yg PELIT ?
Orang yg PELIT ialah org yg membiarkan atau membuang email ini begitu saja?

 



Blog EntryAKU BENCI KALIAN!Jun 16, '08 8:51 AM
for everyone
AKU BENCI KALIAN, MUSLIM!

KALIAN BIARKAN SAJA SEORANG TUA BUTA MENGHINA IMAN KALIAN DENGAN MEMELUK MUSUH NYATA!

KALIAN BIARKAN SAJA KITAB SUCI KALIAN DILEMAHKAN ORANG-ORANG YANG TERDIDIK DI ANTARA KALIAN!

KALIAN BIARKAN SAJA WAJAH KALIAN MENJADI SANGAR DAN TERCORENG-MORENG!

KALIAN! KALIAN! KALIAN!


p.s: gw juga sebel ama gw sendiri, bisanya cuman ngamuk di blog, tapi apa daya, cuman ini peluang gw mengingatkan kalian! Cek di gramed, ada orang sok lulusan al-azhar bikin buku yang secara halus melunturkan agama hebat ini

Blog EntryPleaseMay 9, '08 8:17 PM
for everyone
request 4 all moslems:
-don't say "mosque" but say "masjid" coz islam people found that mosque=mosquitos
-don't write "mecca" write correctly "makkah" coz mecca=house of wine
-don't write "mohd" write completly as "muhammad" coz mohd=the dog with big mouth
-don't write "4JJI write "Allah SWT" coz 4JJI=4 judas, jesus, isa almasih
& if U want 2 cut "assalamualaikum" say "asslm" not "ass" coz ass=donkey,
pls 4ward this 2 more moslems as U can. TQ


Blog EntrySleeper agents..May 7, '08 8:09 AM
for everyone
....are on the wake and moving, protecting british's interests in splintering Islam through Mirzaiyah folly. Beware, oh you who have weak faiths, for these agents looks like angel but have SHITS as the cores of their beings.

Blog EntrySatu lagi tai peradabanMay 5, '08 6:29 AM
for everyone
http://www.irshadmanji.com/

scroll bawah, ada foto cewek2 di asrama pesantren putri lagi gak pantas dipajang juga

U SHIT, IRSHAD MANJI!

Blog EntryKado Cinta Tuk Gadis TercintaApr 23, '08 1:49 AM
for everyone
10 Kado Islami untuk Kartini

Marto Art*

Mengenang R A Kartini adalah juga mengenang perjuangannya yang berat sekaligus ironi. Lahir sebagai perempuan yang hidup di tengah sistem feodalistik Jawa, penjajahan Belanda, dan kungkungan tradisi Islam. Seorang aktivis feminis awal yang dipeluk Poligami. Tulisan ini untuk adalah kado ulang tahun untuknya, juga untuk bangsa yang mayoritas perempuan, sekaligus bangsa yang mayoritas Islam. Kado dengan bungkus berlapis untuk dikupas secara saksama dalam tempo sesingkatnya; Poligami.

Poligami adalah persoalan klasik yang sempat kembali menyeruak tatkala ustad sejuta ibu-ibu dikabarkan melakukannya. Kemudian terjadi polemik. Saya juga tertarik untuk ikut arus dan merawat poligami, eh maksudnya polemik tersebut. Sehingga bola salju itu terus menggelinding. Toh perdebatan untuk mencapai kebenaran (ijstihad) memiliki nilai positif di Mata Allah. Maka, mari kita bantu Kartini mengupas kadonya secara tuma’ninah agar tahu mana yang benar mana yang salah, mana yang true mana yang bid’ah.

0. Satu suami dengan lebih dari satu istri

Salah. Poligami, istilah ini tepatnya berarti perkawinan (bukan pernikahan) yang berpola satu dengan dua atau lebih pasangan. Bukan berpasang-pasang, dan bukan hanya satu jantan dengan banyak betina seperti aksioma selama ini. Poligami tersusun dari dua kata; Poli (poly) yang berarti banyak, dan Gami (Gamos) yang berarti perkawinan. Poligami bisa berupa satu jantan dengan banyak betina (Poligini), ataupun satu betina dengan banyak jantan (Poliandri). Poin awal ini sengaja saya tulis penomorannya dengan angka “0” karena sudah menjadi kesalah-kaprahan hampir semua orang. Karena kesalah-kaprahan itu juga dalam tulisan ini sengaja saya tetap menggunakan istilah poligami sekadar keakraban pendengaran saja.

1. Mengakomodasi hasrat seksual lelaki yang tak terbendung

Salah. Yang benar hasrat seksual lelaki bisa dibendung. Ada banyak cara untuk itu. Misalnya berolahraga, giat belajar, aktif bekerja, sholat, berpuasa, dan sebagainya. Selain itu kemampuan seksual lelaki lebih terbatas dibanding perempuan. Begitu sperma memancar, dibutuhkan interval yang cukup lama untuk kembali horny. Memang sih hal ini tergantung usia dan stamina seseorang, tetapi tetap masih berbeda dibanding perempuan. Scrotum harus kembali memproduksi spermatozoid, darah harus dipompa ke arah penis, otot penis harus kembali tegak, stamina harus kembali disiapkan bagi yang berkecenderungan aktif dalam mengendalikan permainan seks, yang biasanya lelaki dan ini hampir tidak begitu perlu dilakukan perempuan. Namun apabila ada suami yang kemampuan seksualnya sangat tinggi, penyelesaian yang sakinah tidak harus dengan menikah lagi. DR Nurcholis Majid pernah mengatakan apabila kita tidak mampu melawan setan besar, pilihlah yang kecil. Saya setuju itu mengingat Allah tidak akan menguji manusia diluar kemampuannya. Artinya, para suami yang lagi tinggi tidak perlu kawin lagi, ataupun beli jadi, tapi cukuplah beronani.

2. Perempuan rela dimadu

Salah. Yang benar tidak ada perempuan yang dengan sukarela dimadu baik secara nurani maupun logika. Ketidakrelaan kaum perempuan bisa berdasar banyak hal. Yang pasti adalah cinta yang tak boleh dibagi. Selain itu juga alasan ekonomi, perhatian kepada anak, dan sebagainya. Terkadang ada kasus yang cukup pelik dimana istri rela dimadu karena dia sendiri juga menyembunyikan rahasia seksual dengan lelaki lain. Sang istri mencoba bertepaslira atas kelakuan suaminya karena dia melakukan perselingkuhan tersebut.

3. Boleh asal adil

Salah. Yang benar sifat adil dalam konteks poligami hanya berhenti pada diri Nabi. Para tetua agama telah melakukan kesalahan berwacana, dan parahnya mendakwahkan kesalahan itu. Mungkin hal itu mereka sengaja karena menguntungkan.

“...maka kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi; dua,tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka seorang saja...” (An Nisaa’ 3).

Ayat favorit para ustad yang hobi kawin-mawin tersebut sebenarnya telah gugur begitu turun ayat yang menjelaskan tentang rasa adil dalam surat yang sama.

“Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istrimu, walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian...” (An Nisaa’ 129).

Namun begitu, ayat penggugur ini hampir tidak pernah meluncur pada setiap dakwah tentang poligami.

4. Mengikuti Sunah Nabi

Salah. Yang benar, umat hendaknya menyadari rentang waktu Rasulullah monogami selama 28 tahun. Kemudian menduda selama dua tahun setelah wafatnya Khadijah. Monogami Nabi jauh lebih panjang daripada hidup poligami beliau. Perkawinan Nabi yang ketiga sampai yang terakhir terjadi dalam rentang waktu yang pendek (antara tahun kedua sampai tahun ketujuh Hijriyah) hanya lima tahun. Beliau wafat pada tahun 632 M atau tahun ke-10 H, tiga tahun setelah perkawinan terakhirnya. Sejarah mencatat beliau berpoligami setelah lewat 54 tahun, usia di mana kemampuan seksual lelaki mulai menurun. Artinya aktivitas poligaminya lebih bersandar pada dakwah dan bukan nafsu. Yang juga menarik, Nabi justru tidak mengijinkan Ali ketika Fatimah putrinya hendak dimadu. Pernyataan keras ini beliau ucapkan saat berpidato di atas mimbar;

“Sesungguhnya anak-anak Hisyam bin Mughirah meminta ijin kepadaku untuk menikahkan putrinya dengan Ali. Ketahuilah bahwa aku tidak mengijinkannya, aku tidak mengijinkannya, aku tidak mengijinkannya, kecuali jika Ali menceraikan putriku dan menikahi anak mereka. Sesungguhnya Fatimah bagian dari diriku. Barangsiapa membahagiakannya berarti ia membahagiakanku. Sebaliknya barangsiapa yang menyakitinya, berarti ia menyakitiku” (Diriwayatkan dari Al-Miswar ibn Makhramah).

Hadis tersebut ditemukan dalam berbagai kitab hadis yaitu; Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Tarmidzi, Musnad Ahmad, dan Sunan Ibnu Majah, dengan redaksi yang persis sama, menandakan keakuratan sumber. Dari prespektif ilmu hadis, itu menunjukkan diriwayatkan secara lafzhi. Pernyataan yang diulang tiga kali menunjukkan betapa hal itu sangat penting dan perlu diperhatikan.

5. Sarana sosial membantu kaum janda dan anak yatim

Salah. Yang benar apabila ingin membantu mereka dalam hal harta dan perhatian, bisa dilakukan tanpa harus dengan mengawini sang janda atau ibu para yatim. Justru itu lebih baik, ikhlas, tidak bersuasana membeli tubuh janda, juga tidak menimbulkan fitnah. Santunilah kaum dluafa tanpa pamrih.

6. Sarana memperbanyak generasi

Salah. Apabila Allah berkehendak segera memperbanyak keturunan manusia di muka bumi, tentu sudah dilakukannya pada awal-awal saat penciptaan Adam. Allah hanya menciptakan Adam berpasangan dengan Hawa. Allah tidak “mengorbankan” Hawa demi percepatan populasi. Kalau itu yang terjadi, pastilah Allah akan menciptakan Adam dengan Hawa, Maria Eva, Teh Rini, Teh Ninih, Mulan, dan sebagainya.

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada tuhanmu yang telah menciptakanmu dari diri yang satu, dan darinya Allah menciptakan pasangannya. Dan dari keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak” (An Nisaa’ 1).

7. Populasi perempuan lebih banyak dari lelaki

Benar, menurut data populasi perempuan lebih banyak dari laki-laki. Karena perempuan lebih menjaga kesehatan, tidak boleh menjadi sasaran dalam perang, dan lebih bisa menyiasati kematian. Tapi bukan lantas karena itu, jumlah boleh dijadikan alasan untuk dinikahi. Statistik juga menyatakan sebagian besar kelebihan “kuota” perempuan itu ada pada usia renta, tidak produktif, dan janda korban perang. Artinya apabila ini dijadikan alasan, pelaku poligami hendaklah tidak memilih mereka yang masih berusia muda.

8. Simbol ujian dan ketinggian derajat tetua agama

Salah. Dahulu ada citra bahwa semakin banyak istri, semakin diakui tingkatan ilmu dan derajat para pemuka agama. Maka tidak heran banyak ulama dan kiyai yang beristri lebih dari satu. Aa’ Gym, rupanya terarus mitos itu. Dia menyatakan secara tersirat bahwa hendak belajar adil pada tataran yang lebih tinggi. Dia juga menyatakan agar hal ini tidak diikuti karena dibutuhkan tingkat ketakwaan yang lebih. Aa’ juga menyatakan bahwa ia juga baru pemula, dan perlu belajar. Pernyataan ini bersuasana riya’. Yang benar;

“Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman (laki-laki dan perempuan) di antara kamu dan mereka yang berilmu (laki-laki dan perempuan) beberapa derajat” (Al-Mujadah 11).

Untungnya mitos bahwa derajat lelaki berbanding lurus dengan semakin banyak istri itu sudah berkurang pengaruhnya. Pamor Aa’ segera turun ketika berpoligami.

9. Simbol ujian dan tingkat ketaqwaan istri

Salah. Perempuan, istri yang akan dimadu, dan calon istri, didoktrin konsep agama yang apabila tidak menerimanya berarti bukan muslimah yang taqwa. Taqwa, kata ini sangat memukau ketika mengalir bersama kalimat;

“...Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu..”. (Al Hujurat 13).

Ya betul sih, tapi ayat ini berlaku untuk semua jenis kelamin. Ayat ini tidak hanya untuk perempuan, sehingga ketika menolak dimadu suami, tidak lantas berarti dia bukan istri soleqah atau kurang taqwa. Menerima tawaran dimadu suami juga bukan berarti contoh istri yang lulus ujian ketaqwaan. Yang biasanya beriringan dengan hal itu adalah tatkala para istri koleksian ditanya tentang harapan mereka akan pemenuhan cinta dari suami, para istri tersebut memiliki jawaban standar. Mereka menyatakan bahwa cinta dari Allah lebih penting daripada cinta dari suami. Tepatnya, “Mencintai Allah adalah segalanya. Apabila kita mencintai Allah, insyaallah kita akan dicintai suami”. Begitulah istri yang soleqah. Tolong.

10. Identitas Kaum Muslim

Salah. Poligami sudah mentradisi pada beberapa kepercayaan dan agama sebelum Islam datang merombak konsep lama itu. Raja-raja Persia, Babylonia, Mesopotamia, dan Sumeria, para Firaun Mesir dan para kepala suku Afrika, Kaisar China dan Roma, Para kepala suku di Indian Astek, Maya, dan Inca, dan banyak lagi. Para raja Hindu di India dan Idonesia melakukan poligami sebagai hal biasa. Bahkan dalam pernikahan Nasrani, ada kalimat yang selalu disampaikan;

“Semua yang telah dipersatukan Tuhan, tidak boleh dipisahkan oleh manusia”.

Klausul itu jelas tidak mengijinkan perceraian. Namun juga menyiratkan untuk tidak melarang menikahi yang lain lagi. Pada praktiknya justru kaum Nasrani tampak lebih arif untuk tidak memanfaatkan ayat cinta itu. Jadi terserah Anda sekarang untuk mengidentifikasi sebagai siapa dengan cara bagaimana.

Selamat merayakan Hari Kartini tanpa Poligami.

*judulnya bikin muntah gak?*

Blog EntryThis is COOLApr 16, '08 9:44 AM
for everyone
http://www.theinquirer.net/gb/inquirer/news/2008/04/16/muslim-social-networking-tips

A US TECHNOLOGY MAGAZINE has ranked a Muslim web portal as one of Europe’s top tech startups, giving Facebook, Yahoo and Youtube a run for their money.

The US based media company outfit, Red Herring, put Muxlim.com in its top 100 of innovative technology businesses, for creating what they believe, is the most popular Muslim social network site to date. (they’ve obviously never heard of Meet-a-Mullah online dating then). Since it was launched in 2006, the site has managed to pull in over a million users spanning 190 countries worldwide.


Blog EntryFall of The Old MoslemsApr 9, '08 10:20 PM
for everyone
The latest month have seen two of the biggest Indonesian Islamic polital parties prominent members got caught in acts of self-indulgence and have put shames on their fellow party members, and Islamic population in general.

First, a feud in Partai Kebangkitan Bangsa (National Uprising Party), a political vehicle for Nadhlatul Ulama (a prominent clerics-ruled society) resulting in bad names for the daughter of a dictator cleric. Yenni Wahid is given bad names after she and her gang brutally and unconstitutionally force the incumbent party leader, Muhaimin Iskandar, to put down his position. Yenni's father, the Dictator Cleric Abdurrahman Wahid (who is literally half-blind, has "I can do no wrong" attitude and have thousands of equally half-blind followers supporting his attitude) approve his daughter movement, at first at least. After Muhaimin shows that his followers in the party are stronger and in more consolidated group than Yenni's band of opportunists, Yenni went on silent and Abdurrahman have been spurting nonsense evasions and empty threats.

Abdurrahman Wahid is a Chairman of Party Overseer, basically a dictatorial position where he can put out order as he pleases and supported by the party's basic constitution. This latest fiasco is his habits of removing people he dislikes showing up its ugly head. But this one seems to have been backfiring on him. Yenni is basically his political drone, performing political movements and blackmailing party members on his father's name.

Abdurrahman once boasted that his party will be one of the only two parties left standing in the end. Current polls show that the party have people's approval of less than 10%, fall behind PKS (Partai Keadilan Sejahtera or Prosperous Justice Party, a Salafy based Islamic Party). This latest fiasco is certainly not putting a good image on the already fragile party.

Another fiasco also happened to Partai Persatuan Pembangunan (Development Unity Party), a relic Islamic party that have been fracturizing since the fall of Soeharto's New Order. A Provincial Chief of Branch, Al Amin Nasution (husband of a now depopular erotic singer, Kristina), got caugh receiving bribe from local police chief. From him, KPK (Komite Pemberantas Korupsi or Corruption Eradication Comittee) seized a sizable sum of money and with him, KPK caught a "beautiful, long haired, and sexy oriental woman" named Eiffel who is being suspected as prostitute gifted to Al Amin. His in-law family members have suspected Amin of doing corruptions, but Kristina, who last year demanded a divorce from her black-skinned and thug-faced husband, have been denying that suspicions.

PPP have been declining from its New Order fame and have been fracturizing after its elements formed their own ideological-based Parties (PKB is one of them). This latest fiasco will no doubt pulls the relic party further down the abyss.

Not a good indications for those two parties, and Indonesia's political season is in 2009, a year from the time this intel is written.


Blog EntryINLANDER BODO!Apr 2, '08 8:45 PM
for everyone
Kolma
Wilders & Inlanders
Eddi Santosa - detikcom

Den Haag - Verdraaid, inlanders bodo, he! Menahan diri atas 'Fitna' dan tidak terpancing itu jempolan, tapi seharusnya ada sikap. Wilders akan kena batunya kalau ekonomi Belanda guncang karena diboikot.

Kalimat pertama di atas saya petik dari dialog perwira Belanda Heinen (Hamid Arief) dalam film Si Pitung (1975). Stereotip inlander itu bodoh, lemah, gampang dikibuli. Sejak Diponegoro-Jenderal De Kock hingga sekarang, mental inlander itu masih jelas terlihat. Para pemimpin itu selalu keok di meja perundingan.

Tentu dalam kasus Fitna, diplomat-diplomat Belanda sigap menemui KH Hasyim Muzadi, Din Syamsuddin, dan entah siapa lagi. Mengapa mereka tergopoh-gopoh melakukan ofensi diplomatik? Seharusnya Hasyim-Din dkk tahu dan bisa menekan para diplomat itu supaya hukum ditegakkan atas Geert Wilders. Tidak cukup dengan hahaha-hihihi selesai sampai di sini. Mantan Menlu Hans van den Broek dan advokat top Gerard Spong termasuk yang mengatakan Wilders bisa diseret ke pengadilan, tapi pemerintah Belanda bersikap mendua.

Pertemuan sudah terjadi. Umat terkendali, tenang. Bagus. Hanya itu? Perhatikan kenerveusan Belanda, sehingga perlu ofensi diplomatik: faktor ekonomi! Belanda takut ekonominya guncang, misalnya karena produk mereka diboikot, lalu PHK meluas. Asosiasi pengusaha Belanda (VNO-NCW) sudah menyatakan akan menyeret Wilders ke pengadilan untuk meminta ganti rugi, jika produk Belanda diboikot. Wilders bisa kena batunya, apalagi pengikutnya mayoritas dari kalangan rendah yang rentan PHK. Mengapa ini tidak dimanfaatkan?

Media Yordania (30 koran, stasiun radio, dan situs web) hingga Mahathir Mohammad sudah menyerukan boikot atas produk-produk Belanda ini. Hasyim-Din dkk punya infrastruktur hingga ke cabang ranting, tapi mereka ini inlanders. Apakah bisa?

Keterangan penulis:
Penulis adalah koresponden detikcom di Belanda. Tulisan ini merupakan pendapat pribadi dan tidak menggambarkan sikap/pendapat tempat institusi penulis bekerja. ( es / es )


Blog EntryCintailah DiaFeb 11, '08 12:51 AM
for everyone
SAYA SHOLAT LIMA WAKTU TAPI...

Saya Sholat lima waktu tapi...
Ingat pada Allah hanya lima waktu itu saja
Dan pada masa lainnya saya lupa pada-Nya
Jika Sholat saya 10 menit , maka cuma 10 menit itu saja ingat pada-Nya
Mungkin dalam 10 menit itu-pun saya masih ingat selain daripada-Nya.

Saya Sholat lima waktu tapi ...
Saya tidak bersyukur pada-Nya
Padahal dulunya saya amat susah
Allah yang memberi rezeki pada saya
Dengan rezeki itu saya dapat membeli rumah
Dengan rezeki itu saya dapat menampung keluarga
Dengan rezeki itu saya dapat membeli kendaraan dan sebagainya
Tapi ... hati saya masih belum puas
Saya masih tamak akan harta dunia dan masih menganggap serba kekurangan

Saya Sholat lima waktu tapi ...
Saya masih menggunakan perkataan yang tidak sopan kepada teman-teman
Saya sering menyakiti hati mereka
Saya sering menghina mereka
Saya sering menghina keturunan dan bangsa mereka seolah-olah keturunan dan
bangsa saya saja yang paling baik
Padahal saya sendiri tidak tahu persis tempat saya di mahsyar nanti

Saya Sholat lima waktu tapi ...
Saya masih sombong dengan ilmu yang saya miliki
Saya masih sombong dengan amal perbuatan yang telah saya perbuat
Saya masih sombong dengan ibadah yang saya lakukan
Saya masih sombong dan menganggap sayalah yang paling pandai
Saya masih sombong dan merasa saya paling dekat dengan Allah SWT
Dengan berbagai macam cara dan berbagai argumen saya debat mereka yang
tidak sehaluan dengan saya dan saya hancurkan Rumah Ibadah mereka,
saya aniaya dan saya siksa mereka dan keluarga mereka
Padahal saya sendiri belum tahu, ridhokah Allah SWT dengan apa yang telah
saya perbuat itu

Saya Sholat lima waktu tapi ...
Saya masih menggunakan ilmu hitam untuk menjatuhkan musuh musuhku
Saya menggunakan uang bahkan harta serta pangkat dan kekuasaan untuk
menjatuhkan manusia yang saya tidak suka

Saya Sholat lima waktu tapi ...
Saya amat bakhil dan kikir mengeluarkan uang untuk zakat dan sedekah
kepada fakir miskin
atau kepada anak yatim piatu karena saya takut hartaku habis dan jatuh
miskin

Saya Sholat lima waktu tapi ...
Saya masih menyimpan sifat dengki dan khianat kepada teman-teman yang
sukses dinaikkan pangkatnya atau dinaikan gajinya dan atau berhasil dalam
usahanya, padahal mereka berusaha dan bekerja sungguh-sungguh dan saya
hanya bekerja seperti hidup segan mati tak mau

Saya Sholat lima waktu tapi ...
Masih merungut dan mencaci-maki bila saya ditimpa musibah, walaupun
sebenarnya saya tahu sesuatu musibah itu datangnya dari Allah,
karena perbuatan dan perilaku saya sendiri
Seharusnya saya sadar kepada siapakah saya mencaci-maki itu ?

Saya Sholat lima waktu tapi ...
Menuntut ilmu semata mata mempersiapkan diri untuk berdebat dengan orang
lain atau untuk menduga keilmuan mereka
dan sengaja mencari cari yang tidak sehaluan dengan saya, dan memaksa
mereka mengikuti jejak langkah saya,
padahal seharusnya saya sadar tujuan kita menuntut ilmu adalah supaya kita
dapat berbuat amal sholeh dan beribadah
dengan khusyuk dan tidak melakukan syirik kepada Allah (mempersekutukan
Allah SWT dengan yang lainnya)

Saya Sholat lima waktu tapi ...
Saya enggan melaksanakan serta kurang bahkan tidak faham dengan firman
Allah SWT dalam Al Quran QS 29 (Al-Ankabut) : 45 yang artinya
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan
dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari
(perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah
(shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain).
Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Saya Sholat lima waktu tapi ...
Saya tidak faham dan tidak tahu dan tidak menjalankan dengan benar firman
Allah dalam QS 107 (Al Maa´uun) yang artinya
1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
2. Itulah orang yang menghardik anak yatim
3. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin
4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya
6. orang-orang yang berbuat riya
7. dan enggan (menolong dengan) barang berguna

Allah SWT Maha Pengampun, dan semoga bermanfaat!




Blog EntryTantangan ImanFeb 5, '08 10:54 PM
for everyone
"Wahai manusia, siapakah makhluk Allah yang imannya paling
menakjubkan (man a'jabul khalqi imanan)?"
"Wahai manusia, siapakah makhluk Allah yang imannya paling
menakjubkan (man a'jabul khalqi imanan)?" Demikian pertanyaan
Nabi Muhammad kepada sahabatnya di suatu pagi.
Para sahabat langsung menjawab, "Malaikat!". Nabi menukas,
"Bagaimana para malaikat tidak beriman sedangkan mereka
pelaksana perintah Allah?"
Sahabat menjawab lagi, "kalau begitu, para Nabi-lah yang imannya
paling menakjubkan!" "Bagaimana para Nabi tidak beriman,
padahal wahyu turun kepada mereka," sahut Nabi.
Untuk ketiga kalinya, sahabat mencoba memberikan jawaban,
"kalau begitu, sahabat-sahabatmu ya Rasul." Nabi pun menolak
jawaban itu dengan berkata, "Bagaimana sahabat-sahabatku tidak
beriman, sedangkan mereka menyaksikan apa yang mereka
saksikan."
Rasul yang mulia meneruskan kalimatnya, "Orang yang imannya
paling menakjubkan adalah kaum yang datang sesudah kalian.
Mereka beriman kepadaku, walaupun mereka tidak melihatku.
Mereka benarkan aku tanpa pernah melihatku. Mereka temukan
tulisan dan beriman kepadaku. Mereka amalkan apa yang ada
dalam tulisan itu. Mereka bela aku seperti kalian membela aku.
Alangkah inginnya aku berjumpa dengan ikhwanku itu!"
Berangkat dari riwayat di atas, saya belajar memaknai iman
sebagai sebuah tantangan. Semakin tinggi tingkat tantangan,
semakin tinggi pula tingkat iman kita. Semakin sulit kita
menjalankan sebuah keyakinan (iman), semakin tinggi pula nilai
iman kita di sisi Allah.
Ilustrasi berikut mungkin bisa menyederhanakan persoalan:
Seorang waliyullah tidak diragukan lagi telah melihat berbagai
"keajaiban" dan "rahasia" Allah. Dia sudah menyaksikan dan
merasakan getaran cinta ilahi. Kalau Allah mengangkat derajatnya,
tentu saja kita tak akan heran. Yang membuat kita takjub adalah,
seorang manajer yang sangat sibuk dan telah menyaksikan bahwa
"time is money", namun tetap berusaha menunaikan shalat lima
waktu di sela-sela kesibukannya. Begitu juga dengan seorang kuli
bangunan yang lebih banyak menggunakan potensi otot dibanding
potensi otaknya, namun tetap berpuasa di bulan Ramadhan
meskipun dia harus kerja di tengah terik mentari.
Bagi saya, manajer dan kuli bangunan tersebut memiliki iman yang
paling menakjubkan.
Kita bukanlah sahabat Nabi yang menyaksikan secara langsung
betapa mulianya akhlak junjungan kita itu;
Sumber: PercikanIman.Org Hal. 1
kita juga bukan malaikat yang tidak memiliki hawa nafsu;
kita juga bukan waliyullah yang telah merasakan manisnya kasih
sayang Allah.
Kita adalah manusia biasa yang penuh dengan kelemahan.
Dalam kelemahan itulah kita masih beriman kepada Allah. Dalam
ketidakhebatan kita itulah kita selalu berusaha mendekati Allah. Di
tengah kesibukan dan beban ekonomi yang semakin meningkat,
kita tetap keluarkan zakat dan sedekah. Tak sedikitpun kita akan
gadaikan iman kita.
Di tengah dunia yang semakin kompetitif, kita masih sempatkan
untuk shalat. Di tengah godaan duniawi yang luar biasa, kita tahan
nafsu kita di bulan Ramadhan. Di tengah kumpulan manusia yang
putus asa dengan krisis moneter ini, kita masih bisa mensyukuri
sejumput ni'mat yang diberikan Allah.
Nabi Muhammad menghibur kita, "Berbahagialah orang yang
melihatku dan beriman kepadaku," Nabi ucapkan kalimat ini satu
kali.
"Berbahagialah orang yang beriman kepadaku padahal tidak
pernah melihatku." Nabi ucapkan kalimat terakhir ini tujuh kali.


Blog EntryA thousand liesJan 24, '08 7:18 PM
for everyone
http://www.mirror.co.uk/news/topstories/2008/01/24/george-bush-lied-935-times-to-take-usa-into-iraq-war-89520-20296157/

George Bush and his advisers told a pack of lies in the aftermath of September 11, it was claimed yesterday.

They are accused of issuing 935 false statements about Iraq in the two years after the terror attacks on the United States in 2001.

Necessary evil to thward dictatorship dudes? Yeah...right!


Blog EntryGood! Good!Jan 23, '08 6:47 PM
for everyone
http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/01/tgl/23/time/211533/idnews/883201/idkanal/10

Menurut Ketua MUI Sumsel, KH Sodikun "Ulama cinta dengan Sumsel dan sayang dengan pemerintah. Grand Final Miss Indonesia 2008 banyak maksiatnya sehingga dikhawatirkan akan mendatangkan musibah dan bala,"

"Kendati Indonesia dikenal sebagai negara nomor dua di dunia yang terkenal pornoaksi dan pornografi. Kalau bisa tidak termasuk Sumsel. Silahkan grand final Miss Indonesia
dipindahkan saja ke Bali, yang sudah terbiasa dengan kemaksiatan. Saya minta
tolong, jangan kotori Sumsel yang Darussalam ini," tegas Sodikun

dan yang menarik:

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 menyatakan setiap penganggaran harus didasarkan landasan hukum dan kejelasan manfaat.


hohoho, berarti selama ini banyak yang melanggar ini ya?

Blog EntryBE READY, TRUE BELIEVERS!Jan 20, '08 6:35 AM
for everyone
Dari teman:

alhamdulillah,segala puji bagi allah yang mengijinkan
kami haji di usia muda. sedikit berbagi, haji ini
benar-benar merupakan ibadah fisik, selain hati dan
harta tentunya. Melakukan ibadah haji saat usia muda,
usia dimana fisik kita masih prima adalah kenikmatan
yang luar biasa. kita bisa melakukan thowaf sesering
mungkin, atau berziarah menapak tilasi perjalanan
Rasulullah sesuka kita. jadi, mari kita berhaji
secepat mungkin.

btw, kalau di tema sebelumnya ada yang membahas agama
dengan sudut pandang logika. banyak hal dalam Islam
yang gak masuk logika, kita harus memandangnya dengan
iman. karena logika, atau akal kita berikut indra kita
lainnya sangat terbatas. contohnya haji, banyak yang
tidak logis dalam ibadah ini. misalnya, thowaf,
ngapaian kita harus memutari bangunan kubus 7x,
mengapa kita disunahkan mencium hajar aswad, mengapa
harus berjalan antara safa dan marwa? mengapa kita
harus melempar jumroh (sekarang berupa benteng) dengan
batu-batu kerikil? semuanya gak logis.

wajar kalau orang-orang Liberalis menganggap ibadah
haji ibadah kurang kerjaan, logis kan?

orang JIL (jaringan Islam Liberal) mengatakan ibadah
haji adalah momen pembataian umat Islam terbesar,
karena saat itu banyak yang meninggal. mereka usul
haji waktunya displit aja, berbeda tiap negara.logis
kan?

orang JIL bilang: karena shalat bertujuan mencegah
perbuatan keji dan munkar. kalau ada orang yang sudah
baik mereka jadi gak perlu shalat. logis kan?

tetapi, buat kita, seluruh ibadah yang kita lakukan
hanya karena Allah telah memerintahkan dalam Al-Qur'an
dan Rasulullah mencontohkan. dan hampir di semua
ibadah tersebut mengandung 3 efek: efek akidah, yaitu
meyakini kita melakukan hanya karena ini perintah-Nya,
efek simbolik, yaitu seluruh ibadah memberikan
identitas keIslaman kita contoh jilbab, khitan, tata
cara nikah, dll dan efek hikmah, yaitu di setiap
ibadah ada hikmah yang terkandung. contoh, hikmah
haramnya babi, hikmah gerakan shalat, hikmat puasa
untuk kesehatan dll.

waktu saya ke brunei, saya bertemu dengan DR. Hamid
fahmi, anaknya pendiri gontor, beliau sedang
menggalang kekuatan untuk menghadang JIL, beliau
sempat bilang "gerakan liberal saat ini memasuki era
baru, dalil-dalil baru, metode baru dengan dukungan
yang luas dari AS". jadi menurut saya kalau kita awam
banget dan gak kuat-kuat amat imannya gak usah baca
tulisan mereka deh. khawatir jadi terpengaruh atau
malah menjadi penyebar gagasan mereka. Kita tinggalkan
mereka dan berpegang kuat dengan Islam yang Rasulullah
contohkan.

bagi seorang muslim, kita dilarang mengganggap semua
sama, " Sesungguhnya agama di sisi Allah hanya Islam",
tetapi kita tidak diperkenankan untuk mengejek agama
lain, "bagi kamu agama kamu, bagiku agamaku"
(alkafirun) atau "tidak ada paksaan dalam beragama"
(albaqarah).


Blog EntryBloody AsyuraJan 19, '08 8:13 PM
for everyone
NABI tidak membenarkan adanya perayaan atas Hari Asyura ini, seperti yang dilakukan kelompok-kelompok tertentu di Iran. Mereka melakukan penghargaan yang berlebihan, seperti melukai badan hingga berdarah-darah.

Asyura ini juga, mengingatkan kita pada peristiwa di Padang Karbala, yang dikenal peristiwa Karbala. Peristiwa terbunuhnya cucu nabi, Imam Husain, putra Ali ra. Kematian Husain memang salah satu peristiwa tragis dalam sejarah Islam. Namun kesucian Hari Asyura tidak bisa dikaitkan dengan ritual menyakiti tubuh.

Jauh sebelum kelahiran Syaidinah Husain, Asyura sudah ditegakkan sebagi hari suci. Sebaliknya, adalah kemuliaan bagi Husain yang kematiannya dalam pertempuran itu bersamaan dengan Hari Asyura. Nabi Muhammad sangat melarang umatnya melakukan upacara duka karena meninggalnya seseorang dengan cara seperti itu, karena tindakan itu adalah warisan orang-orang pada zaman jahiliyah.

Mengingat hal tersebut, sebuah perayaan keagamaan yang bersifat eksklusif bukan tidak mungkin akan mengantarkan bangkitnya semangat fanatisme agama. Untuk itulah dua peringatan besar ini patut dijadikan suatu gerakan bersama untuk berdialog dan merayakan kemajemukan menuju masyarakat yang lebih sejahtera.

==

So, Shiites, throw away that infection-prone traditions and do with the shaum only!

Blog EntrySunni vs Syiah vs Ghulamisme vs Phillosophisme Jan 18, '08 7:14 AM
for everyone
Jadi Mana Sejatinya Islam?
   
Jawab dengan referensi yang lengkap ya!


Blog EntryMereka! Jan 15, '08 3:31 AM
for everyone
Jumat, 11 Januari 2008

Mereka menghancurkan prinsip-prinsip dasar Islam, yakni kebenaran akan tauhid kepada Allah, dengan dalih pluralisme agama

Hidayatullah.com— Para pembela aliran sesat lebih berbahaya dibanding aliran sesat itu sendiri. Demikian pernyaan yang disampaikan Ketua Forum Umat Islam (FUI), Mashadi. “Para pembela aliran sesat lebih berbahaya dari aliran sesat itu sendiri.” Mashadi menyampaikan ini di sela acara tabligh akbar yang berlangsung di Masjid Agung al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta, (10/1 ) siang kemarin.

Mashadi melanjutkan, para aktivis liberal yang berdiri di belakang aliran sesat Ahmadiyah sedang berusaha menghancurkan prinsip-prinsip dasar Islam. Mereka berkoar-koar meneriakkan prinsip plurarisme agama, hingga mengatakan tidak adanya kebenaran mutlak. Jadi menurut mereka umat Islam tidak berhak mengaku paling benar.

Mashadi melanjutkan, adanya kelompok minoritas yang mendukung aliran sesat Ahmadiyah dikarenakan kepentingan yang sama di antara mereka. “Mereka ingin tetap eksis. Mereka takut jika Ahmadiyah dibubarkan akan berimplikasi terhadap (eksistensi) mereka,” kata Mashadi.

Dia juga mengatakan, Ahmadiyah adalah aliran sempalan yang dibentuk oleh pemerintah Inggris untuk melemahkan semangat jihad Muslim India. Dengan adanya aliran-aliran sesat seperti ini, maka umat Islam akan terpecah belah hingga menimbulkan ketergantungan kepada penjajah.

Sementara itu, Munarman, Ketua Tim Advokasi FUI, mengatakan, para aktivis HAM pembela aliran sesat tidak bisa dipercaya secara akhlak maupun akidah. Dia mensinyalir sejumlah nama, seperti pengacara senior yang juga sesepuh YLBHI, Adnan Buyung Nasution.

Munarman juga mengajak umat Islam untuk mengawasi keputusan Kejaksaan tentang Ahmadiyah tanggal 15 Januari nanti. Dia mengajak umat untuk melakukan aksi jika keputusan Kejaksaan Agung nanti tidak menyalahkan dan melarang Ahmadiyah.

Turut berbicara dalam acara yang bertema “Hijrah menuju Indonesia yang lebih Baik” itu antara lain; Ahmad Sumargono, Amin Djamaluddin (LPPI), Jafar Shodiq (FPI), Zahir Khan (DDII), serta sejumlah perwakilan ormas-ormas Islam lainnya. [Surya/www.hidayatullah.com]




Blog EntryJadi...selama ini...kamu.....Jan 15, '08 12:43 AM
for everyone
http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/01/tgl/15/time/120445/idnews/879171/idkanal/10

15/01/2008 12:04 WIB
Ahmadiyah: Muhammad Nabi Terakhir, Mirza Ghulam Hanya Guru
Irwan Nugroho - detikcom

Jakarta - Gelombang protes terhadap Ahmadiyah masih berlangsung di daerah-daerah. Namun, Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) telah meluruskan dan mengakui bahwa Nabi Muhammad adalah nabi akhir zaman. Sedangkan Mirza Ghulam Ahmad, yang selama ini disebut-sebut sebagai nabi, menurut JAI, hanyalah sebagai guru.

Penegasan sikap JAI ini disampaikan Ketua Pengurus Besar JAI Abdul Basit dalam jumpa pers di Bayt Al Quran, Balitbang Departemen Agama (Depag), Kompleks TMII, Jakarta Timur, Selasa (15/1/2008). "Kami adalah bagian dari Islam," kata Basit.

Selama ini Ahmadiyah diprotes dan diserbu oleh sebagian kaum muslim akibat ajarannya yang menolak Muhammad SAW sebagai nabi terakhir (khatimul anbiyaa'). Ahmadiyah mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabinya. Ini tercermin dalam syahadat yang mereka ucapkan.

Karena itulah, sejumlah kalangan meminta agar Ahmadiyah dibubarkan. Bila tidak, Ahmadiyah diminta untuk membentuk agama sendiri di luar Islam. Selama ini, ajaran-ajaran Ahmadiyah yang menolak Muhammad SAW sebagai nabi terakhir ini sudah bukan menjadi rahasia lagi.

Namun, Abdul Basit mengklarifikasi masalah ini. Dia meminta masyarakat untuk tidak salah paham. Untuk mengklarifikasi masalah ini, JAI mengeluarkan 12 pokok keyakinan Ahmadiyah yang dibacakan dalam konferensi pers.

Dari 12 pokok keyakinan itu, yang paling menarik adalah butir 1, 2, dan 3, yang isinya sebagai berikut:

1. Kami warga Jemaat Ahmadiyah sejak semula meyakini dan mengucapkan dua kalimah syahadat sebagaimana yang diajarkan oleh Yang Mulia Nabi Muhammad Rasulullah SAW, yaitu Asyhaduanlaa-ilaaha illallahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasullulah, artinya: aku bersaksi bahwa sesungguhnya tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah Rasulullah.

2. Sejak semula kami warga jemaat Ahmadiyah meyakini bahwa Muhammad Rasulullah adalah Khatamun Nabiyyin (nabi penutup).

3. Di antara keyakinan kami bahwa Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad adalah seorang guru, mursyid, pembawa berita dan peringatan serta pengemban mubasysyirat, pendiri dan pemimpin jemaat Ahmadiyah yang bertugas memperkuat dakwah dan syiar Islam yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW.9. Kami menyatakan bahwa setiap masjid yang dibangun dan dikelola oleh jemaat Ahmadiyah selalu terbuka untuk seluruh umat Islam dari golongan manapun.

9. Kami menyatakan bahwa setiap masjid yang dibangun dan dikelola oleh jemaat Ahmadiyah selalu terbuka untuk seluruh umat Islam dari golongan manapun.

Butir ke 9 ini juga merupakan klarifikasi atas informasi yang beredar di masyarakat bahwa Masjid Ahmadiyyah terlarang untuk umat non Ahmadiyah.

Dengan 12 pokok keyakinan itu, Ahmadiyah telah berubah. Mengapa berubah? Basit tidak menjelaskan dalam konferensi pers itu. Hanya saja Basit menyatakan bahwa sejak semula Ahmadiyah meyakini dan mengucapkan kalimat syahadat sebagaimana yang diajarkan Nabi Muhammad.

Yang jelas, keluarnya 12 pokok keyakinan Ahmadiyah ini setelah JAI melakukan tujuh kali dialog dengan Balitbang Depag sejak September 2007 lalu. ( asy / nrl )


Blog EntryIslamic Civil WarJan 14, '08 8:54 PM
for everyone
2009 sudah menjelang,
partai-partai sekuler sudah menghadap,
Jaringan Insan Laknatullah sudah menebar pesona dan ranjau-ranjau,
2008 sudah memanas tanpa umat merasa panas,
Islamic Civil War is Here,
TO STAY!

So watch your logics,
your philosophies,
your mentalities,
and your FAITH!

Cause what they say,
are nothing but,
same package in different wrappings.

Liberalisme? What?
U meant we agree to let people NOT doing parts of their religions,
cause THEY PHILOSOPHICALLY DON'T AGREE with those parts?

How....idiotic, no?

Peace? What peace? Oh, U meant CONFORMITY?

CONFORMITY TO WHAT? DEGRADATIONS OF MORALS?
MORASS, STUPID MORASS!

Islamic Civil War is HERE,
TO STAY!

So guard your faith, your wives, and your children!
ONCE AGAIN: GUARD YOUR FAITH, YOUR WIVES, AND YOUR CHILDREN!

and guard your wallets while you're at it!

Blog EntryTeroris SejatiDec 9, '07 10:28 PM
for everyone
Friends,

Terus terang saya bukan seorang muslim yang fanatik. Tapi bagaimanapun, saya bangga dengan keIslaman saya dan berusaha menjadi Muslim yang baik sesuai ajaran Al-Quran dan Sunnah.

Karena itulah saya kaget setengah mati ketika membuka website gak penting yang isinya islamic hate group menyaru-nyaru jadi kepercayaan kebebasan!

Betapa website ini begitu menebar kebencian terhadap Islam dan Kaum Muslimin, sesuai tertera dalam manifesto di homepage mereka :

"Faith Freedom International is a grassroots movement of ex-Muslims. Its goals are to (a) unmask Islam and show that it is an imperialistic ideology akin to Nazism but disguised as religion and (b) to help Muslims leave it, end this culture of hate caused by their "us" vs. "them" ethos and embrace the human race in amity. We strive for the unity of Mankind through the elimination of Islam, the most insidious doctrine of hate. Islam can't be reformed, but it can be eradicated. It can't be molded, but it can be smashed. It is rigid but brittle. That is why Muslims do not tolerate criticism of it. To eradicate Islam, all we have to do is tell the truth. It's that simple. Truth about Islam is out. It's all here in this site. Now it is up to you to spread it. With truth, the decent Muslims will leave Islam and with each Muslim that leaves, we gain a new soldier in our fight against terrorism. We are growing exponentially. The days of Islam are numbered and world peace is around the corner. Many of us will see that day. We might have to go through very tough times meanwhile. The storm is approaching."

Bayangkan, di masa ketika kita sesama umat beragama sedang berusaha untuk menanam perdamaian dan toleransi antar umat beragama, muncul website ini yang mengklaim sudah berdiri sejak 14 Juli 2005, dan memiliki pengunjung sampai lebih dari 8 juta orang. Bahkan mereka mempunyai space khusus untuk Indonesia, yaitu forum berisi hinaan dan hujatan terhadap Muslim Indonesia.

Sakit hati saya membacanya. Saya tidak pernah melihat kebencian dan penghinaan yang begitu besar terhadap Islam--agama dan jalan hidup saya--dalam hidup saya sebesar kebencian dan penghinaan yang tertulis dalam website ini.

Kepada siapapun anda yang mengaku dari Faith Freedom International : HENTIKAN PERBUATAN ANDA ! Anda hanya menyebar kebencian, curiga dan paranoid antar sesama umat beragama.

Apa tujuan anda ?

Anda ingin memprovokasi kami umat Islam untuk melakukan kekerasan sehingga anda bisa dengan mudah melabeli kami "teroris" atau "tidak toleran" ?

Atau anda ingin kami membenci dan saling menghancurkan sesama saudara kami bangsa Indonesia yang berlainan agama dengan kami, yang telah bersama-sama membangun Indonesia ini, sehingga kedaulatan negara kami Indonesia tercabik-cabik dan mudah anda kuasai ?

Kepada seluruh rekan-rekan sesama Muslim yang memiliki kemampuan IT, tolong berikan sumbangsih anda untuk mencegah kebencian ini merajalela. Hancurkan website mereka dengan kemampuan hacking, deface dan programming anda.

Kepada rekan-rekan kami Non-Muslim, percayalah bahwa kami hanyalah Muslim yang ingin menjalankan agama kami dengan baik, tanpa harus dibayang-bayangi ketakutan dan kecurigaan. Kami bukan teroris. Kami bukan kriminal. Kami bertoleransi dalam hubungan sosial antar sesama umat beragama, sebagaimana Rasul kami Muhammad SAW bertoleransi dengan kaum Yahudi dan Nasrani di Madinah melalui Undang-Undang Piagam Madinah.

Bagi siapapun anda, jika anda setuju untuk mencegah kebencian ini merajalela, kirimkan tulisan ini ke teman-teman anda, dengan membubuhkan nama dan tempat tinggal anda di bawah petisi ini.

Semoga upaya kecil ini berguna untuk menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia dan toleransi antar umat beragama untuk kehidupan dunia yang lebih baik.


Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help