The Highly Energetic Hyperbolic Indonesian Person

Eko's posts with tag: busuk

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag busuk
Blog EntryKorupsi TelanjangJan 25, '08 6:32 PM
for everyone
26/01/2008 02:14 WIB
Waspadai Korupsi Diskresi!
Umi Kalsum - detikcom

Jakarta - Korupsi di Indonesia kini tidak lagi bersifat struktural. Polanya berubah menjadi korupsi
diskresi. Pelaku berlindung di balik UU atau kebijakan yantg mereka buat sendiri sehingga
korupsi yang dilakukan terkesan legal.

Kondisi ini menurut pengamat hukum tata negara Denny Indrayana tidak terlepas dari
pembajakan sistem politik oleh pihak-pihak yang memiliki tujuan tertentu, seperti parpol
lewat lembaga legislatif.

Denny menyampaikan hal itu dalam acara anti-corruption public forum bertajuk Combating
corruption in democratic transition di Hotel Sanur Paradise, Sanur, Bali, Jumat (25/1/2008). Karena itu, diperlukan reformasi parpol. "Parpol sekarang sangat menentukan," kata Denny.

Pemilihan ketua-ketua lembaga yang disaring lewat fit and proper test di DPR dinilai sangat riskan. Sebab parpol-parpol akan sekuat tenaga memperjuangkan calon yang bisa memenuhi aspirasi atau kepentingan mereka.

"KPK sekarang diujung tanduk. Mulai digerogoti," lanjut pengajar di UGM Yogyakarta ini.

Penggeledahan terhadap tersangka yang menjadi kewenangan KPK tidak lagi dilakukan
pimpinan yang baru. "Ini langkah mundur, telah terjadi pembajakan terhadap KPK. Pemerintah seharusnya memperkuat lembaga-lembaga seperti KPK atau Tipikor yang
sudah mulai dibajak ini," tuturnya.

Denny menilai, lembaga lain seperti KY, BPK, dan MA juga sudah mulai dibajak. Satu-satunya lembaga yang masih murni adalah DPD, karena anggotanya merupakan calon perseorangan.

Namun kebradaan DPD pun kini mulai diusik lewat perubahan UU Susduk, di mana nantinya anggota DPD boleh dipilih dari kalangan parpol. "Jadi persoalannya bukan hanya rule of law tapi rule of ethic. Mekanisme apapun yang diletakkan kalau monopoli kekuasaan kewenangan diletakkan di tangan politik, semua menjadi nihil. Politik bantah membajak upaya pemberantasan korupsi," sambung dia.

Lemahnya pemerintah dalam melakukan reformasi di bidang peradilan juga diakui anggota
KY Sukotjo Soeparto. Hal itu dapat diukur dari proses penyelesaian kasus korupsi dan HAM yang belum signifikan.

Selain itu, strategi dalam reformasi peradilan juga tidak komprehensif dan terkesan tambal
sulam. Hal itu dikarenakan tidak menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pencari keadilan.

Untuk menciptakan peradilan yang bersih, Sukotjo meminta pemerintah mengefektifkan dan memperkuat mekanisme pengawasan eksternal, baik dari lembaga negara yang mempunyai kewenangan untuk itu maupun dari masyarakat. Sistem pengawasan yang berbasis masyarakat menjadi tidak dapat ditawar-tawar lagi.

Hal yang sama juga ditegaskan pengamat hukum Bambang Widjoyanto. Menurut dia, saat ini tidak ada keinginan kuat pimpinan MA untuk membersihkan praktrek korupsi di pengadilan.

Bambang merujuk catatan ICW, di mana 3 tahun terakhir, institusi peradilan secara keseluruhan ternyata memberikan kontribusi besar terhadap makin lemahnya pemberantasan korupsi.
( nvt / nvt )

http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/01/tgl/26/time/021444/idnews/884345/idkanal/10


Blog EntryIslamic Civil WarJan 14, '08 8:54 PM
for everyone
2009 sudah menjelang,
partai-partai sekuler sudah menghadap,
Jaringan Insan Laknatullah sudah menebar pesona dan ranjau-ranjau,
2008 sudah memanas tanpa umat merasa panas,
Islamic Civil War is Here,
TO STAY!

So watch your logics,
your philosophies,
your mentalities,
and your FAITH!

Cause what they say,
are nothing but,
same package in different wrappings.

Liberalisme? What?
U meant we agree to let people NOT doing parts of their religions,
cause THEY PHILOSOPHICALLY DON'T AGREE with those parts?

How....idiotic, no?

Peace? What peace? Oh, U meant CONFORMITY?

CONFORMITY TO WHAT? DEGRADATIONS OF MORALS?
MORASS, STUPID MORASS!

Islamic Civil War is HERE,
TO STAY!

So guard your faith, your wives, and your children!
ONCE AGAIN: GUARD YOUR FAITH, YOUR WIVES, AND YOUR CHILDREN!

and guard your wallets while you're at it!

Blog EntryKeluh Kesah MerekaJun 25, '07 1:45 AM
for everyone

from milis migas-indonesia:

Saya Suparno, http://palmoilindustry.blogspot.com/ . pernah curhat mengenai kondisi kota saya, Medan, Sumatera Utara. Sekali lagi saya menulis postingan yang tidak ada hubungan langsung dengan minyak dan gas, mohon maaf ke Pak Moderator. Tetapi saya tidak bisa lagi menahan nafsu untuk menuangkan unek-unek saya ke grup ini.
Di sini saya akan mengungkapkan akibat langsung dari tersendatnya pasokan gas, defisit tenaga listrik, kondisi jalan, pelabuhan dll khususnya di Medan, luar Jawa pada umumnya.
1. Beberapa hari yang lalu ada berita bahwa tenaga listrik di Pulau Jawa dan Bali mengalami gangguan, saya tidak mau tahu kenapa terganggu. Bebarapa hari kemudian ada berita lagi bahwa pasokan listrik di Pulau Jawa dan Bali dijamin aman.Coba bandingkan; 2 tahun lalu kondisi tenaga listrik di Sumatera, Aceh dan sebgaian Riau defisit 200 s/d 350 MW. Apakah ada jaminan kapan kondisi listrik di daerah ini akan teratasi?. Dalam berbagai kesempatan Pemprovsu (Pemerintah Provinsi Sumatera Utara) mengungkapkan akan ada investor dari China tertarik untuk menbangun pembangkit tenaga listrik di Medan, sebagai permulaan akan dibangun pusat pembangkit 10 MW di Kawasan Industri Medan. Jangankan dibangun, kabarnya saja tidak jelas. Dalam kondisi tertentu, misalnya ada even piala dunia, bulan ramadhan, tahun baru listrik hidup karena dipasok dari PT. Indonesia Asahan Alumunium.
2. Gas LPG langka, kapan akan beres juga tidak ada komunikasi. Sepertinya kita ini negara yang betul-betul tidak terorganisir.
3. 20 tahun lalu dibangun jalan tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa sepanjang +- 35 KM. Sewajarnya lah kalau jumlah panjang jalan tol ini naik paling tidak 50 %. Paling tidak jalan tol Medan-tebing Tinggi (80 KM). Bandingkan, hanya untuk pabrik semen Cibinong pemerintah tega-teganya bikin tol sampai ke Priuk!!.

Apa akibat langsung dari kondisi ini? Lihatlah, 15 tahun yang lalu di Medan berdiri 3 perusahaan pengolahan CPO besar. Idealnya sekarang sudah dibangun lagi beberapa, karena ketersediaan bahan baku cukup. Tapi apa yang terjadi, salah satu dari yang 3 tersebut kondisinya sudah menggik menthol (senin-kamis). Diakibatkan oleh biaya tinggi karena hal di atas.Bukankah hal ini wajar kalau kami sebagai warga luar Pulau Jawa merasa terabaikan!.
Sebenarnya pemerintah Jawa tidak perlu repot untuk memindahkan penduduk Pulau Jawa ke pulau-pulau lain.....bangun saja sarana dan prasarana di daerah, pasti investor akan datang ke derah.........buruh-buruh dari Pulau Jawa pasti dengan sendirinya datang ke luar Pulau Jawa.
2 Tahun lalu ada berita di Koran Riau Pos, bunyinya; JALAN TOL PEKAN BARU-DUMAI SEGERA DIBANGUN.............coba periksa kenyataannya, jalan yang sudah ada Pekanbaru-Dumai saja kondisinya hancur luluh...(marpetor....ancur ma'e bores...itulah ungkapan yang paling cocok versi kami orang Sumatra).
Dunia pendidikan Luar Jawa juga ancur.......profesor2 yang bagus semuanya di Jawa. Kami di daerah cuma kebagian guru-guru kelas bawah.
Ancur.....ancur....ancur lah kami yang di daerah.........selanjutnya enggak salah kan kalau saya bilang INI ADALAH LANGKAH SISTEMATIS MEMBANGKRUTKAN NON PULAU JAWA.
Mohon jangan dibalas/dan dikomentari..iniu sekedar tangisan hati

suparno/pujakesumacintadaerah


So, gimana nih? Apa isu bahwa Republlik Indonesia tuh sejatinya adalah Republik Jawa + Koloni2nya benar?


VideoMetromini Busuk - 12062007Jun 13, '07 8:50 PM
for everyone
Again and again and again and again!


video016.3gp (423 KB)

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help